Info Obat Gastro dan Cara Kerjanya

digestive_diseases_heartburn_gastroesophageal_reflux_disease_GERD

Artikel ini Saya dapatkan di Group Facebook tentang gangguan Gastro. Semoga artikel Info Obat Gastro dan Cara Kerjanya dapat bermanfaat.

 

TRANSKUILIER(Obat penenang)

Cth obat: Librax, Xanax.

Transkuiliser memliki efek yang minimal dalam mencegah dan mengobati tukak, obat ini mengurangi perangsangan vagal dan menurunkan kecemasan, Librax, suatu kombinasi ansiolitik klordiasepoksid (librium) dan antikolinergik clidinium (Qarzan), dipakai dalam mengobati tukak.

ANTASID

Cth obat: Promag, Milanta.

Antasid atau zat pengikat asam adalah basa lemah yang digunakan untuk mengikat secara kimiawi dan menetralkan asam lambung. Efeknya adalah peningkatan pH, yang mengakibatkan berkurangnya kerja proteolitis dan pepsin. Obat ini mampu mengurangi rasa nyeri di lambung dengan cepat(dalam beberapa menit). Efeknya bertahan 20-60 menit bila diminum pada perut kosong dan sampai 3 jam bila diminum 1 jam seudah makan. Makanan dengan daya; obat ini tidak menutupi tukak. Usahakan jangan mengkonsumsi secara berkelanjutan lebih dari 2 minggu.

A. Natriumbikarbonat dan kalsiumkarbonat

Bekerja kuat dan pesat tetapi dapat diserap usus dengan menimbulkan alkalosis. Adanya alkali berlebih dalam darah dan jaringan menimbulkan gejala mual, muntah, anoreksia, nyeri pada kepala dan gangguan perilaku.

B. Senyawa magnesium dan aluminium

Obat-obat ini hanya diserap dalam jumlah kecil, terutama aluminium. Magmesium hidrolsida memiliki kemampuam menetralkan yang lebih besar daripada aluminium hidroksida. Senyawa magnesium dapat menyebabkan diare, dan senyawa aluminium dapat menyebabkan sembelit atau diare berat. Namun campuran senyaa magnesium dan aluminium bisa digunakan untuk meminimalkan efek pada motilitas.

PENURUN SEKRESI ASAM

A. Antagonis reseptor H2 histamin (H2 Antagonis)

Cth obat: Simetidim, ranitidin(Rantin, Zantac, Acran), famotidin(famocid), roksatidin, dan nizatadin (Naxidine)

Obat-obat tersebut memblok kerja histamin di permukaan sel-sel parietal sehingga menguragi sekresi asam lambung dan pepsin. H2-blokers paling efektif untuk pengobatan tukak duodeni yang khusus berkaitan dengan masalah hiperasiditas. Pada terapi tukak lambung obat ini kurang tinggi efektivitasnya.

Simetidin, ranitidin, dan nizatidin (Naxidine) dapat melintasi plasenta dan mencapai air susu, sehingga tidak boleh digunakan oleh wanita hamil, tidak pula oleh ibu-ibu yang menyusui. Dari famotidin dan roksatidin belum terdapat cukup data.

B. Inhibitor pompa proton (PPI)

Cth Obat: Omeprazol(OMZ), lansoprazol(LAZ, Prosogan), pantoprazol, dan esomeprazol(Nexium).

Obat-obat ini tidak aktif pada pH netral, tetapi dalam keadaan asam obat-obat tersebut disusun kembali menjadi dua macam molekul reaktif , yang bereaksi dengan gugus sulfhidril pada H+ / K+ -ATPase (pompa proton) yang berperan untuk mentranspor ion H+ keluar dari sel parietal. Oleh karena enzin dihambat secara ireversibel, maka sekresi asm hanya terjadi setelah sintesis enzim baru. Penggunaannya selama kehamilan dan laktasi belum tersedia cukup data.

PROKINETIC AGENT

Domeperidone(gerdilium,vomitas,dll)  Metoclopramide(reglan,Vometa), Cisapride(Acpulsif-dilarang di US)

Kerjanya membantu mempercepat pengosongan lambung dan menguatkan katub atau klep antara lambung dan esofagus. Mengurangi mual karena isi lambung yg lebih cepat kosong.

Efek sampingnya adalah kelelahan, depresi, cemas.

PENGUAT MUKOSA

Sukralfat mengalami polimerisasi pada pH di bawah 4 untuk menghasilkan gel yang sangat lengket dan melekat kuat pada dasar ulkus. Kelas bismut dapat bekerja dengan cara yang sama dangan sulkrlfat. Obat tersebut mempunyai afinitas kuat terhdap glikoprotein mukosa, terutama pada jaringan nekrotik di dasar ulkus, yang kemudan dilapisi oleh lapisan pelindung kompleks polimer-glikoprotein. Bismut dapat menghitamkan gigi dan tinja. Bismut dan sukralfat harus diberikan dalam keadaan lambung kosong atau obat-obat tersebut akan membentuk kompleks dengan protein makanan.

TIPS DAN SARAN

Untuk terapi Gerd/Gastritis pada umumnya menggunakan kombinasi:

H2 Antagonis + Prokinetik Agent + Sukralfat(bila diperlukan)

atau

PPI + Prokinetik Agent + Sukraflat(bila diperlukan)

Untuk pemilihan obat tergantung masing2 pasien, bbrp obat tersedia dalam bentuk generic, yang mana fungsi dan kandungannya secara teori adalah sama. Pengalaman ku sendiri minum obat generic or patent sama aja ga ada masalah.

PPI: Omeprazole, Lansoprazole.

H2 Antagonis: famitidine, ranitidine.

Prokinetic agent: Domeperidone, Metoclopramide.

 

Namun untuk lebih baiknya, jenis, dosis dan durasi obat yg dikonsumsi lebih baik di konsultasikan terlebih dahulu ke Dokter yang bersangkutan.

Erik tidak bertanggung jawab ya atas segala bentuk penyalahgunaan obat yang tertera di document ini.

Artikel  Info Obat Gastro dan Cara Kerjanya saya share supaya pada tau kegunaan masing – masing obat.

Cepet sembuh semuanya.

Incoming search terms:

  • librax
  • obat librax
  • obat gastro
  • obat gastrol
  • librax obat
  • mengatasi gerd
  • fungsi obat librax
  • librax obat apa
  • kegunaan obat librax
  • librax adalah

One Response to Info Obat Gastro dan Cara Kerjanya

  1. jari10 says:

    artikel yang menarik gan :D keep writing

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>